Postingan

Menampilkan postingan dengan label Media Pembelajaran

Mengenal Sifat Bangun Ruang Via Sapu Lidi

Gambar
                                                            Desain by canva “ Mana lebih asyik belajar, ibu menulis di papan tulis dan kalian menyalin atau menggunakan media    belajar?” Tanyaku berdiri depan kelas saat pelajaran Matematika akan dimulai. “ Media Buu …!” Serempak mereka menjawab “Biasa ki bosan menulis” Lanjut seorang murid lagi. “ Capek!” celetuk yang lain. Saya tersenyum lebar mendengar komentar-komentar siswa kelas 5 ini, sepertinya kesiapan belajar bisa di setting lebih mudah, memberi pilihan dan melakukan bersama apa yang telah mereka pilih adalah Sebuah motivasi bagi saya agar  dapat memberi mereka pengalaman belajar yang lebih bermakna. Pembelajaran yang bermakna yang sering disebut pembelajaran kontekstual adalah pembelajaran yang mencoba menghubungkan konsep, teori dengan feno...

Literasi Sains Guru Literat: Rumah Hijau Denassa Membersamai SGI Sul-Sel

Gambar
Memasuki area Rumah Hijau Denassa, seketika menarik memoriku ke layar ceria di masa kecil 20 tahun lalu, halaman depan rumah literasi ini hampir sama dengan suasana rumah nenek kami di Desa Waekecce'e Kabupaten Bone, pepohonan mengepung rumah nenek,sama seperti lingkungan ini. Rumah hijau Denassa berada di Kabupaten Gowa tepatnya di pasar Bontonompo belok kanan, tidak jauh dari situ sekitar 50 meter, sebuah plang  kecil menuliskan rumah literasi, Rumah Hijau Denassa. Menuju lokasi ini, membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam dari perbatasan Makassar-Gowa, jika star dari rumah saya di Antang Raya, sepertinya menghabiskan waktu sekitar  2 jam inklud dengan iklan mampir beli pulsa dan beli beberapa cemilan sebagai bekal perut di pagi hari. Pagi tadi saya diantar suami, kami star pukul 07.30 dan sampai di titik bertemu teman-teman SGI di Halte Unismuh. Alhamdulillah, kurang dari 15 menit Bus yang mengangkut teman-teman SGI sudah parkir di depan Halte. Saya bergegas mengang...

Trik Memilih Model Pembelajaran Direct Instruction pada Kurikulum 2013

Gambar
Ini, tulisan lanjutan tentang pelatihan soal level  HOTS  yang telah saya bahas pada tulisan sebelumnya, saya terpikirkan penyataan    Prof. DR. Nurdin Arsyad, M.Pd, guru besar UNM Makassar, bahwa proses belajar pada kurikulum 2013 adalah menganut teori belajar konstruktivisme. Saya penasaran. Saya membuat tulisan ini dengan maksud untuk membelajarkan diri saya sendiri, memberi penguatan pada penghayatan bahwa apa yang selama ini saya lakukan di kelas masih menganut teori behavioristik atau istilah gampangnya adalah proses belajar yang masih berpusat pada guru, diri saya sendiri, sebagai satu-satunya sumber belajar. Meskipun saya percaya bahwa ada banyak sumber belajar di sekitar kita, tetapi tanpa membuat langkah nyata di dalam proses pembelajaran.  Maafkan saya, Nak! Emoticon nangis.  Ini refleksi!  Jujur pada diri sendiri jauh lebih baik daripada melakukan hal keliru dari hari ke hari di dalam kelas selama bertahun-tahun. Sampai pensiun. ...

Teknik Membuat Komik Pembelajaran

Gambar
Sebenarnya, guru akan bosan, apalagi siswa, jika memilih metode belajar yang itu-itu saja. Metode favorit bagi sebagian guru, ceramah, tanya jawab lalu memberi tugas pertanyaan yang diharapkan dapat dijawab dengan tepat, diperiksa, input nilai lalu bell pun berdering. SELESAI! Tidak ada yang salah dengan metode tersebut, setiap guru akan tahu mana materi yang cocok dengan metode ceramah  mana yang tidak, mengenali karakteristik mata pelajaran akan sangat membantu guru dalam memilih metode dan teknik belajar yang lebih menyenangkan bagi siswa. Untuk itu, saya terus belajar mempelajari gaya belajar siswa dari hari ke hari, apakah gaya belajar siswa tersebut visual, audiotori, dan kinestetik yang disingkat dengan istilah VAK. Memang tidak ada siswa yang memiliki ciri kuat dari satu gaya belajar, yang ada hanya gabungan dari kedua gaya belajar atau lebih.  Siswa pembelajar auditori adalah siswa yang belajar dengan mudah ketika mendengar seseorang berbicara at...

Mobile Legends, Kartu Media Belajar Alternatif!

Gambar
Menemukan banyak siswa bermain kartu di teras kelas , adalah pemandangan yang mengasikkan bagi guru, betapa siswa sangat menikmati jam-jam istirahat mereka dengan sesuatu yang mereka senangi. Ada yang bersantai duduk sambil mencicipi es krim, berlarian dan bercerita santai. Saya sering penasaran melihat siswa yang sedang asyik bermain kartu di depan kelas, ternyata kartu mobile legend tetap menjadi idola bagi mereka.  "Bagaimana menggunakan kartu mobile legend itu?" kataku ke siswa. "Dengan di ces-ces -kan Bu, siapa yang tertutup kartunya, dia kalah, kartu yang tertutup itu akan diambil oleh yang menang, sebagai kemenangan." jawab siswa. Mikir... Kumintalah beberapa kartu siswa, ada yang kaget, memajang ekspresi lesuh  dan kecewa, lalu duduk bersandar di tempok teras kelas lantai dua. Saya tersenyum,mengumpulkan beberapa kartu dan pergi meninggalkan mereka dengan senyum kecil. Bell kelas berdering! Pelajaran Matematika di BAB 1 Tentang Kubus da...