Postingan

Menampilkan postingan dengan label Parenting

Dilema Guru Kelas 5 SD

Gambar
                                                                       Desain by canva Mengajar selama 11 tahun, baru kali ini saya bermohon pindah mengajar di kelas satu, selain merasa tertantang menghadapi anak usia 6-7 tahun, saya juga ingin mengasah kemampuan pedagogik di kelas rendah. Tetapi karena beberapa pertimbangan, ini tahun ke-3 saya di minta tetap mengajar di kelas lima.   Kelas lima adalah tingkatan kelas yang sering dijadikan gerbang utama memasuki kelas enam di Sekolah Dasar karena hampir 80% materi di kelas lima akan diulang di kelas enam. Menjadi guru di kelas lima itu menyenangkan. Siswa yang dihadapi umumnya lebih mandiri dan bertanggung jawab, apalagi soal membersihkan dan merapikan kelas, guru akan sangat terbantu. Guru tak perlu repot lagi membersihkan kelas, cuku...

Menanamkan Toleransi Sejak Dini, Ini yang Dapat Kita Lakukan!

Gambar
Gambar: FB Rahmawati Bangsa Indonesia adalah bangsa plural yaitu bangsa yang terdiri dari berbagai suku, agama, budaya dan adat istiadat. Negara yang selalu mengakui keberagaman di tengah kehidupan bermasyarakat berdasarkan pancasila sebagai Dasar Negara.  Telinga rasanya semakin akrab dengan semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang artinya berbeda beda tetap satu juga. Semboyan ini memiliki makna   yang sangat luar biasa bagi bangsa Indonesia sebagai simbol persatuan dan kesatuan dan kerukunan.  Damai rasanya hati ini hidup di tengah masyarakat yang saling menghargai, tak ada caci maki, tak ada saling bully , semua saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada tanpa memaksakan kehendak pada orang lain.  Sebagai orang tua, melihat anaknya dapat menghargai teman-temannya dalam bergaul adalah hadiah yang luar biasa, terlebih jika tetap dalam kesantunan di tengah kehidupan masyarakat yang heterogen. Anak-anak harus diajarkan toleransi sejak dini, kar...

Usia 10 tahun, siswa masuk fase pubertas. Guru jangan cuek!

Gambar
     Sumber: pixabay Orang tua pasti bahagia melihat   tumbuh kembang anak-anaknya. Seorang ibu hampir setiap jam dalam sehari mengamati perubahan fisik dan psikis bagi anak-anak mereka, Ibu adalah orang yang kali pertama mengetahui bahwa anak perempuannya sudah mengalami tanda-tanda pubertas. Ibu pula yang akan tersenyum geli melihat anak lelakinya mulai melemparkan senyum manis ke lawan jenisnya dengan sorotan mata yang malu-malu. Pepatah WITA mengatakan “ Mending menjaga 1000 kerbau dibandingkan menjaga seorang anak gadis”. Pepatah ini menjadi pesan baik bagi para orang tua bahwa ada masa di mana anak-anak harus diberi pengawasan ekstra tetapi tidak mengekang. Di masa pubertas inilah hati setiap ibu rasanya kembang kempis, di satu sisi bahagia karena anak mungilnya yang lucu dan menggemaskan   mulai tumbuh menjadi remaja yang mandiri dan bertanggung jawab. Di sisi lain, ibu menaruh kekhawatiran akan perilaku yang menyimpang di saat pubertas akiba...

Tujuh cara membujuk si kecil ke dokter gigi

Gambar
Mom, sejak dua minggu lalu saya sudah beberapa kali mengajak si kakak untuk ke dokter gigi, tapi selalu ditolak, alasannya takut dengan dokter karena ada jarum suntiknya. "Ummi, gigiku tidak disuntikkan? Tanya si kakak dengan ekpresi ragu dan khawatir. "Tidak! Jawabku pelan sambil mengelus rambut dan menatapnya ramah. "Tapi, saya takut,ummi!"Keluhnya. Ya, sudahlah, kudiamkan beberapa hari, lalu kemudian membujuknya kembali. Kemarin, si kakak akhirnya mau ke dokter gigi tanpa paksaan apapun. Berikut tujuh cara membujuk anak agar mau ke dokter gigi dengan ikhlas: 1. Ketika Mom menemukan bahwa gigi susunya mulai goyang, itu signal bahwa si kakak sudah tumbuh besar, ucapkanlah terus menerus bahwa dengan tumbuhnya gigi baru berarti kakak sudah menjadi anak yang hebat,itu artinya kakak di sayang oleh Tuhan,karena diberi gigi baru.Ucapkan berulang-ulang, sampai kalimat itu bisa diulangnya kembali. 2. Ceritakan bahwa Mom juga selalu ke dokter gigi,...

Jangan Paksa Anak Mahir Membaca Sebelum Masuk SD. Tips ini mungkin Membantu!

Momketjeh- Memiliki anak dengan keterlambatan belajar adalah hal yang membuat ibu kebingungan, bahkan banyak diantara ibu memarahi anak jika sulit sekali mencerna materi pelajaran di rumah dan di sekolah. Cukup, ya, Mom! Menunjukkan perasaan kecewa dan kesal ke anak hanya membuat anak stres dan rendah diri. Seorang ahli, Lyon (1996) mengatakan bahwa  learning disability  (kesulitan belajar) fokus pada kesenjangan antara prestasi akademik dan kapasitas kemampuan belajar anak. Contohnya pada anak dengan kesulitan membaca juga akan mengalami gangguan pemusatan perhatian pada tingkat tertentu. Nama bekennya,   Learning Disability,   keadaan di mana anak mempunyai kesenjangan usia kematangan dengan usia mentalnya. Anak dengan kecerdasan rata-rata atau diatas rata-rata, kata ahli termasuk learning disability jika sekali lagi ada kesenjangan usia prestasi dengan prestasi saat ini. Bingung yah, Mom? Hehehe. Kita lanjut saja, Yuk! Seorang ibu dengan empat orang an...