Postingan

Menampilkan postingan dengan label Inspirasi

Manfaat Menulis untuk Guru #1

Gambar
Kegiatan menulis adalah kegiatan yang telah kita lakukan sejak duduk di bangku sekolah dasar. Teringat bagaimana guru kelas satu menuntun jemari mungil menuliskan simbol huruf dan angka sehingga dapat menulis satu sampai empat kata dengan baik. Di kelas tiga sekolah dasar, guru kita menuntun dan mengajari membuat kalimat sederhana dengan pola SPO (Subjek-predikat-objek), lalu di kelas empat kita mulai diajarkan membuat kalimat dengan benar dengan menambahkan beberapa kata keterangan yaitu keterangan tempat dan waktu. Kelas lima di tahun 1997, saya teringat betul ketika harus mengikuti lomba mengarang tingkat Kota Makassar dan harus menuliskan cerita dengan beberapa paragraf tentang Keindahan Kota Ujung Pandang. Menulis Cerita tersebut tentu wajib memperhatikan penggunaan huruf besar dan tanda baca yang benar. Dari lomba itu, saya berhasil menduduki juara empat, yah, cukup baiklah   untuk ukuran anak sekolah dasar yang tidak memiliki buku bacaan yang memadai di perpustakaan. P...

Yanuardi Syukur: Pancasila sebagai Inspirasi Manusia Indonesia

Inspirasi- Dulu, saya termasuk jarang membicarakan Pancasila, karena sejak kecil hidup kita sudah menjalankan nilai-nilai Pancasila. Ibu saya misalnya, sering membuatkan makanan Padang (rendang) kepada kolega bisnis kami yang berbeda agama dan suku. Hampir tiap tahun itu terjadi. Waktu kakek kami sedang di puncak jaya-jayanya, banyak warga yang dibantu olehnya. Bahkan, semangat saling membantu itu juga terus hadir tidak hanya dalam bisnis tapi juga dalam relasi personal. Ketika ekonomi keluarga kami sulit, ada saja kolega yang berbeda keyakinan yang menawarkan bantuan. Jadi, sikap saling bantu tanpa harus melihat perbedaan latar keyakinan atau suku, etnis, dlsb, itu sudah ada dalam keluarga kami. Maka, ketika tumbuh besar, setidaknya hingga usia 38 tahun ini, saya merasa biasa saja ketika berhubungan dengan mereka yang berbeda. Tidak ada prasangka, yang ada hanya: apa yang bisa kita kerjasamakan untuk kepentingan bersama? Di keluarga kami, sampai saat ini juga tidak pernah sa...

Dilema Guru Kelas 5 SD

Gambar
                                                                       Desain by canva Mengajar selama 11 tahun, baru kali ini saya bermohon pindah mengajar di kelas satu, selain merasa tertantang menghadapi anak usia 6-7 tahun, saya juga ingin mengasah kemampuan pedagogik di kelas rendah. Tetapi karena beberapa pertimbangan, ini tahun ke-3 saya di minta tetap mengajar di kelas lima.   Kelas lima adalah tingkatan kelas yang sering dijadikan gerbang utama memasuki kelas enam di Sekolah Dasar karena hampir 80% materi di kelas lima akan diulang di kelas enam. Menjadi guru di kelas lima itu menyenangkan. Siswa yang dihadapi umumnya lebih mandiri dan bertanggung jawab, apalagi soal membersihkan dan merapikan kelas, guru akan sangat terbantu. Guru tak perlu repot lagi membersihkan kelas, cuku...

Sarjana Keguruan Adalah Calon Istri yang Tepat Berdasarkan 6 Fakta Ini.

Gambar
                                                      Sumber : Pixabay "Tukisan ini adalah sekuel untuk tulisan tentang 15 alasan mengapa Cowok Teknik Sipil Pantas Dijadikan Jodoh." Kami paham benar dengan yang namanya fondasi, baik fondasi bangunan maupun fondasi hubungan. www.idntimes.com Menemukan tulisan di atas memantik tawa saya di depan suami. Artikel manis yang ditulis oleh anak sipil yang pastinya paling manis (kata cewek yang suka sama dia). #Eh Sebagian besar saya setuju dengan 15 point penting yang telah disebutkan, saya tambahkan satu lagi yah biar imbang, anak sipil itu rata-rata anaknya cerdas hanya saja selesainya ditambah beberapa bulan dikit, bukan karena malas tetapi mereka suka belajar  dan mengabiskan beberapa semester untuk menjalankan hobi-hobinya. Mengenai soal perhatian sih yah, aku sih yes !  Meski...

Anak Transmigrasi: Sekolah Tumpuan Asa

Gambar
Melihat sekolah ini, saya teringat film berjudul "Jembatan Pensil" yang diperankan oleh Ondeng dan kawan-kawannya, rilis 2017 lalu yang dibintangi Kevin Julio. Anak-anak dengan semangat tinggi berangkat dan pulang sekolah melewati jembatan rapuh untuk menuju sekolah yang terletak di pinggir pantai. Ondeng seorang anak dengan keterbatasan mental sangat peduli dengan kawan-kawannya sampai harus membagi pensil menjadi lima bagian agar teman-temannya dapat menggambar. Sekolah dengan segala keterbatasannya memiliki seorang guru. Film ini membangkitkan empati dan simpati bagi masyarakat luas, terutama guru seperti saya.  Saya sampai sesunggukan menonton film ini. Saya betul-betul terharu. Dari film ini saya belajar bahwa ada banyak anak-anak di luar sana, jauh dari perkotaan, pasokan listrik yang terbatas, juga memiliki impian yang sama dengan kita di sini, memiliki impian yang sama dengan anak-anak kita di sini, di kota-kota besar dengan segala kemudahannya. Mereka butuh per...